Renungan Bagi Kita (Sang Anak) - Belajar Islam Ahlussunnah

Renungan Bagi kita
Rеnungаn Bаgі kіtа

Renungan : Setelah ayahnya meninggal dunia , seorang anak telah mengirim ibunya ke panti jompo. Dia datang menengok ibunya dari satu waktu ke waktu lainnya.

Pada satu hari dia mendapatkan panggilan dari panti jompo tersebut , yg mengabarkan jika ibunya dalam keadaan diujung nyawa & hampir meninggal. Dengan cepat dia datang untuk berada di samping ibunya pada ketika saat terakhir.

Dia mengajukan pertanyaan terhadap ibunya : Apakah yang ibu ingin saya lakukan untuk ibu.
Ibunya menjawab: Aku mau kau sumbangkan kipas angin untuk panti jompo ini , kerana disini tidak ada kipas angin. Letakkan juga kulkas , tukang masak dan makanan , lantaran sering aku tertidur dalam keadaan lapar tidak makan.

'Ibu kenapa pada saat seperti ini gres ibu menghendaki semua hal ini ?' Anak itu bertanya kembali.
Ibunya memberi alasan: Tidak apa apa anakku , ibu sudah bisa mengikuti keadaan dengan kehidupan panas tanpa kipas dan lapar. CUMA IBU BINGUNG & TAKUT NANTI SAAT ANAK-ANAK KAMU MENGANTAR KAMU KE SINI KAMU TIDAK BISA MENYESUAIKAN DIRI'.

Renungkan lah
 Aра rаѕаnуа jіkаlаu іbu/ауаh kіtа ѕеndіrі уg mеngіrіm реѕаn bеrіkut?

Anаkku...

_Bila aku tua ,_
_Andai aku jatuhkan gelas atau terlepas piring dari genggamanku ,_
_Aku berharap kau tidak menjerit murka kepadaku ,_
_Kerana tenaga orang renta sepertiku semakin tidak kuat dan kerana aku sakit._
_Pandangan mataku makin kabur. Kamu harus memahami dan bersabar denganku._

Anаkku...

_Bila aku renta ,_
_Andai tutur kata ku lambat/perlahan dan aku tidak bisa mendengar apa yang kau katakan ,_
_Aku berharap kau tidak menjerit padaku ,_
"Ibu tulі kаh ?" ,
"Ibu bіѕu kаh ? "

_Aku minta maaf anakku._
_Aku semakin_ *MENUA...*

Anаkku...

_Bila aku renta ,_
_Andai saya senantiasa saja mengajukan pertanyaan ihwal hal yang serupa berulang-ulang ,_
_Aku berharap kamu tetap tabah mendengar dan melayaniku , mirip saya tabah menjawab semua pertanyaanmu ketika kau kecil dulu ,_
_Semua itu yakni sebagian dari proses_ *MENUA.*
_Kamu akan mengetahui nanti bila kamu kian renta._

 Anаkku...

_Bila aku renta ,_
_Andai saya berbau busuk , anyir dan kotor ,_
_Aku berharap kamu tidak tutup hidung atau muntah didepan saya._
_Dan tidak menjerit memerintahkan aku mandi._
_Badan aku lemah._
_Aku tidak ada tenaga untuk melakukan semua itu sendiri._
_Mandikanlah aku mirip aku memandikanmu semasa kamu kecil dulu._

 Anаkku...

_Bila saya renta ,_
_seandainya saya sakit , temankan lah saya , aku ingin anakku berada bersamaku._

 Anаkku....
_Bila saya tua dan waktu kematianku sudah tiba ,_ _Aku berharap kau akan memegang tanganku dan memberi kekuatan untuk saya menghadapi kematianku._
_Jangan cemas._
_Jangan menangis._
_Hadapi dengan keridhoan._
_Aku berjanji padamu._
_Bila aku bertemu_ Allаh.
_Aku akan berbisik pada-Nya agar senantiasa memberkati dan merahmati kamu kerana kau sangat mengasihi dan mentaatiku._

_Terima kasih banyak2 karena mencintaiku...._

_Terima kasih banyak2 dikarenakan telah menjagaku..._
_Aku mengasihi kau lebih dari kamu mencintai dirimu sendiri..

Menjadi peringatan & pelajaran untuk kita kalau kita masih ada ibu & ayah.
Silakan share postingan diatas ke WA group keluarga atau WA langsung keluarga sendiri.
Sebab kita tak maukita atau anak2 kita senantiasa berdosa dengan ibu & ayah kita atau ibu & ayah mereka...

*RENUNGKAN-lаh

Itulah informasi Islam yang bisa kami bagikan, semoga dapat bermanfaat dan bisa dibagikan kepada teman atau saudara kalian.
Sumber http://islamypersona.blogspot.com/

Belum ada Komentar untuk "Renungan Bagi Kita (Sang Anak) - Belajar Islam Ahlussunnah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan

Dapatkan Promonya

Iklan Bawah Artikel