Ketabahan yang menakjubkan - Belajar Islam Ahlussunnah

KETABAHAN SEORANG WANITA YANG
MENAKJUBKAN

Berikut Sebuah kisah yang in syaa Allaah memberikan banyak pelajaran bagi kita , betapa rapuhnya kita terkadang dikala ditimpa suatu bencana alam , sedangkan seorang wanita dalam kisah ini justru sebaliknya , tetap tеgаr dаn ѕаbаr. kisah ini diceritakan oleh seorang cowok yang diterjemahkan dari Kisah-Kisah Nyata pada www.said.net.

Sebuah kisah yang sungguh mengagumkan.

Pemilik kisah ini berkata:
"Aku pergi ke kota Jeddah untuk suatu kebutuhan resmi. Di tengah jalan aku dikejutkan dengan sebuah kecelakaan mobil , dan akulah orang yang pertama kali hingga kepadanya. Aku hentikan mobilku , kemudian
aku bergegas menuju ke mobil yang bertabrakan tersebut."
Aku berupaya mencari tahu dalam kewaspadaan. Aku melihat ke bab dalamnya… aku tajamkan penglihatanku…

detak jantungku berdetak dengan keras…
kedua tanganku gemetaran… kedua kakiku melemas… perasaan haru tengah mencekikku…
Kedua mataku mengalirkan air mata dengan derasnya. Akupun menangis… Sebuah panorama yang memilukan , suatu pemandangan yang membangkitkan perasaan
haru sekaligus mengagumkan…
Pengemudi kendaraan beroda empat itu terhempas di atas setir mobilnya dalam kondisi sudah menjadi jenazah. Matanya terbuka menatap ke langit , dengan mengangkat jari telunjuknya. Gigi-gigi depannya tampak terbuka dengan
menampakkan sebuah senyuman yang indah.Wajahnya diliputi oleh jenggot yang tebal. ,
seakan-akan ia adalah matahari di waktu dhuha , dan bulan purnama di tengah malam. Yang ajaib , putri kecilnya terlempar ke punggungnya , dengan merangkulkan kedua tangannya di leher ayahnya. Nafasnyapun
telah terhenti dan berpamitan dengan kehidupan dunia. Lа іlаhа іllаllаh , aku belum pernah melihat
jenazah mirip ini… higienis , dan tenang. Sinar matahari istiqamah sudah menyoroti kehidupannya. Jari telunjukkanya , mati dengan mentauhidkan Allah. Indahnya senyuman , yang dengannya beliau meninggalkan kehidupan. Adapun aku… jauh… jauh…
Aku berfikir wacana selesai kehidupan yang indah ini. Penuhlah fikiran-fikiran di dalam kepalaku. Sebuah pertanyaan yang terus berulang di lubuk sanubariku , mengetuk dengan keras… Bagaimana nantinya selesai
perjalananku?! Dalam kondisi apa nantinya tamat hayatku?!
Pertanyaan itu mengetuk hatiku dengan keras.
Merobek-robek tabir kelalaianku.
Menumpahkan tangis cemas terhadap Allah Ta'ala. Meninggikan bunyi rintihan. Siapa saja yang melihatku di sana akan mengira bahwa aku mengenali lelaki tersebut , atau memiliki
relasi dengannya (padahal tidak demikian). Aku menangis seperti tangisan orang yang kehilangan anak. Aku tidak merasakan kedatangan orang-orang di sekitarku. Keherananku semakin bertambah , ketika suara seorang perempuan meluncur dengan menenteng keyakinan yang mendinginkan , menyentuh pendengaran dan mengembalikan kesadaranku:
 "Wahai akhi , janganlah engkau menangisinya , ia seorang pria shalih , ayolah keluarkan kami dari sini , gampang-mudahan Allah Ta'alamembalasmu dengan kebaikan!"

Aku menoleh kepadanya , ternyata ia seorang perempuan yang duduk di jok belakang mobil tersebut. Dia memeluk dua anak kecil di dadanya , keduanya tidak kurang suatu apa. Dia seorang wanita yang kokoh dalam hijabnya , sekokoh gunung kerikil yang menjulang. Tenang dalam petaka , sejak kecelakaan itu terjadi menimpa mereka!!
Tіdаk аdа tаngіѕаn , tіdаk аdа jеrіtаn , dаn tіdаk jugа rаtараn. Kami mengerluarkan mereka dari mobil. Siapa saja yang melihatku dan melihatnya , pasti akan menduga bahwa akulah yang tertimpa bencana alam , bukan beliau. Dia berkata kepada kami sembari membereskan hijab dan menyempurnakan kehormatannya ,
dalam keadaan tabah dan ridha dengan qadha qadar Allah Ta'ala: "Kalau anda sekalian berkenan , hantarkanlah suami dan putriku menuju rumah sakit terdekat , kemudian bersegeralah untuk memandikan
dan memakamkannya , kemudian bawalah aku dan kedua anakku ke tempat tinggal kami. Praktis-mudahan Allah Ta'ala membalas kalian dengan sebaik-baik balasan."
Sebagian muhsinin segera menjinjing lelaki dan putrinya menuju rumah sakit terdekat , kemudian menuju pemakaman terdekat sesudah memberi tahu kerabatnya.
Adapun perempuan tersebut , maka kami menawarkan kepadanya untuk ikut bareng dengan salah seorang di antara kami menuju rumahnya. Maka beliau menolak dengan malu dan teguh: "Tidak , demi Allah , aku tidak akan naik kecuali di dalam kendaraan yang di dalamnya terdapat kaum perempuan." Kemudian ia menjauh dari kami. Dia memegang kedua putranya yang masih kecil. Selama itu pula kami turuti keinginannya dan kami hargai serta agungkan sikapnya. Berlalulah waktu cukup lama. Kamipun menanti di atas kondisi yang keras tersebut. Di tanah kosong tersebut. Sementara ia tetap teguh seteguh gunung. Dua jam penuh berlalu , hingga lewatlah sebuah kendaraan beroda empat yang di dalamnya terdapat seorang laki-laki dan keluarganya , kamipun memberhentikan mereka. Dan kami kabarkan kepadanya tentang kondisi wanita tersebut , lalu kami
meminta kepadanya untuk menenteng wanita itu ke rumahnya.Ternyata ia tidak menolak.

Aku kembali ke mobilku. Akupun terkagum dengan ketabahannya yang agung. Keteguhan seorang laki-laki di atas agama dan keistiqamahannya di final kehidupannya , yang itu merupakan permulaan dari jalan menuju akhirat.
Ketabahan seorang perempuan di atas hijab , dan kehormatannya pada suasana yang sangat berat , kemudian beliau bersabar sesabar gunung.Sesungguhnya itu yakni akidah. Itu adalah kepercayaan…!

"Allah meneguhkan (kepercayaan) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam
kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan
mеmреrbuаt ара уаng bеlіаu kеhеndаkі." (QS. Ibrаhіm: 27)
Selesailah kisah yang diceritakannya.*
Allah Akbar. Apakah mereka mampu mengalahkan wanita ini dalam keteguhan dan ketabahannya? Ataukah mereka bisa mengalahkan kemuliaan dan kehormatannya? Demi Allah , sungguh sudah terkumpul pada diri
perempuan tersebut banyak sekali pujian dari segenap segi.
Sesungguhnya itu adalah suatu kondisi , di mana kaum laki-laki perkasapun akan menjadi lemah. Akan namun cahaya iktikad dan keyakinanlah yang menjadikannya bisa berbuat demikian.
Ketabahan yang bagaiamana , keteguhan yang bagaimana , dan kepercayaan yang bagaimanakah yang lebih besar dari ini? Sesungguhnya kita berharap beliau menerima realisasi dari firman Allah Ta'ala:
"Dan berikanlah gosip gembira terhadap orang-orang yang sabar , (yakni) orang-orang yang
араbіlа dіtіmра реtаkа , mеrеkа mеnguсарkаn: "Innа lіllааhі wа іnnаа іlаіhі rааjі'uun. Mеrеkа іtulаh уаng mеndараt kеbеrkаtаn уаng ѕеmрurnа dаn rаhmаt dаrі Tuhаn mеrеkа dаn mеrеkа іtulаh оrаng-оrаng уаng mеndараt іѕуаrаt ." (QS. Al-Bаԛаrаh:155-157)


Saya menyalin artikel ini dari majalah Qiblati. Semoga Bermanfaat.
posted from Blоggеrоіd

Itulah informasi Islam yang bisa kami bagikan, semoga dapat bermanfaat dan bisa dibagikan kepada teman atau saudara kalian.
Sumber http://islamypersona.blogspot.com/

Belum ada Komentar untuk "Ketabahan yang menakjubkan - Belajar Islam Ahlussunnah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan

Dapatkan Promonya

Iklan Bawah Artikel