Kisah Seekor Semut dan Madu - Belajar Islam Ahlussunnah
Selasa, 25 Juli 2023
Tambah Komentar
بسم الله الرحمن الرحيم...
IѕlаmуPеrѕоnа. Kіѕаh Sееkоr Sеmut dаn Mаdu. Assalamualaikum... Kali ini admin mendapatkan sebuah nasihat yang sarat nasihat. Nasihat ini aku dapatkan dari grup dakwah via WhatsApp. Mari kita petik pelajaran darinya. silakan dibaca.
![]() |
| Kіѕаh ѕеmut |
Al Ustadz Abdul Mu'thі Al-Mаіdаnі
Setetes madu jatuh di atas tanah
Datanglah seekor semut kecil , perlahan-lahan dicicipinya madu tersebut.
Hmmm... elok.
Lalu ia beranjak hendak pergi.
Namun rasa manis madu sudah kadung memikat hatinya. Dia pun kembali untuk mencicipi lagi , sedikit saja. Setelah itu barulah ia akan pergi.
Namun , ternyata beliau merasa tidak puas hanya mencicipi madu dari pinggir tetesannya.
Dia pikir ,
kenapa tidak sekalian saja masuk dan menceburkan diri biar mampu menikmati manisnya ,
lagi dan lagi.
Maka masuklah sang semut , sempurna di tengah tetesan madu.
Ternyata? Badan mungilnya malah tenggelam penuh madu , kakinya lengket dengan
tanah.
Dan...
Tentu saja tak mampu bergerak.
Malang nian , beliau terus seperti itu sampai final hayatnya. Mati dalam kubangan setetes madu.
Demikianlah analogi sederhana tentang dunia dan pecinta dunia , sebagaimana diperumpamakan dalam suatu pepatah Arab :
ﻣﺎ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﺇﻻ ﻗﻄﺮﺓ ﻋﺴﻞ ﻛﺒﻴﺮﺓ
ﻓﻤﻦ ﺍﻛﺘﻔﻰ ﺑﺎﺭﺗﺸﺎﻑ ﺍﻟﻘﻠﻴﻞ ﻣﻦ
ﻋﺴﻠﻬﺎ ﻧﺠﺎ
ﻭﻣﻦ ﻏﺮﻕ ﻓﻲ ﺑﺤﺮ ﻋﺴﻠﻬﺎ
"Hakikat apa-apa dari kenikmatan dunia melainkan bagai setetes besar dari madu.
Maka siapa yang cuma mencicipinya sedikit , ia akan selamat.
Namun siapa yang menceburkan diri ke dalamnya , ia akan binasa."
***
Saya langsung merasakan betapa tepatnya analagi di atas dengan kehidupan kita (manusia-muslim) di dunia ini. Janganlah dunia yang sedikit dan sementara ini menciptakan kita mengorbankan darul baka yang jauh lebih banyak dan kekal.
Demikian Nаѕіhаt Iѕlаmі kali ini perihal Sееkоr Sеmut dаn Mаdu. Semoga Bermanfaat


Belum ada Komentar untuk "Kisah Seekor Semut dan Madu - Belajar Islam Ahlussunnah"
Posting Komentar